Archives Berita

Follow by Email

Advertisement

Pengikut

Cuaca Medan diprediksi bakal ekstrem

Written By Berita Sumut on Jumat, 11 Mei 2012 | 20.31


MEDAN - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Sumut mengimbau masyarakat Sumatera Utara, khususnya yang tinggal di kawasan Pantai Timur, seperti di Medan, Langkat, Tebing Tinggi, dan Tanjung Balai untuk mewaspadai cuaca yang akhir-akhir ini ekstrem.

Menurut Kepala Bidang Pelayanan Data dan Informasi BMKG Wilayah I Sumut, Hendra Suwarta, diprediksikan angin kencang, hujan dan banjir terjadi hingga sebulan ke depan. “Masyarakat harus waspada, karena saat ini kita memasuki musim hujan. Sementara itu, suhu panas justru sedang terjadi, karena matahari sedang berada pada titik terdekat dengan kita,” katanya hari ini.
Ditambahkannya, suhu dari pagi hingga sore hari, bisa mencapai 35 derajat celsius dan minimal 32 derajat celsius, sedangkan  hujan, petir dan angin kencang terjadi pada sore dan malam hari. “Kecepatan angin bisa mencapai 30 knot. Ke depan, warga kawasan ini diharapkan memperkuat bangunan rumahnya,” ucap Hendra.

Peringatan ini disampaikan Hendra, menyusul cuaca ekstrem yang terjadi beberapa  hari terakhir. Angin puting beliung terjadi di kawasan Patumbak Deli Serdang, yang merusak belasan rumah. Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari ini mengakibatkan puluhan rumah rusak dan satu sekolah rubuh. Tak hanya itu, puluhan pohon dan baliho juga bertumbangan di jalan-jalan Kota Medan.

Sejak lebih seminggu yang lalu, kota Medan khususnya mengalami kondisi peralihan cuaca yang cukup ekstrem. Hampir setiap menjelang petang, kondisi awan tampak begitu pekat. Hujan disertai angin kencang juga mewarnai cuaca kota Medan yang kerap berubah-ubah. Di berbagai wilayah kabupaten di Sumut juga dilanda angin puting-beliung yang kerap merusak rumah warga.

Kondisi ekstrem ini, menurut Hendra, masih akan terus berlangsung hinga akhir Mei mendatang. BMKG mengimbau masyarakat agar mewaspadai kondisi cuaca akhir-akhir ini. Sore menjelang malam tadi, walau hujan tak begitu deras, namun tiupan angin terasa cukup kencang hingga menerbangkan debu jalanan, sehingga sempat mengganggu pengguna jalan di seputaran Jalan Halat, Jalan Ismailiyah. Hal ini juga terjadi di seputaran Jalan Mongonsidi, Jalan Starban dan Jalan Polonia.
20.31 | 0 komentar | Read More

Parkir Inap Bandara Polonia Rp50.000 per Malam



MEDAN – PT Angkasa Pura (AP) II Bandara Polonia Medan membuatterobosanbarudalam meningkatkan pelayanan kepada pengguna bandara dengan menyediakan layanan parkir inap selama 24 jam khusus untuk kendaraan roda empat. 

Tarif parkir inap ini dibanderol sebesar Rp50.000 per malam. Genaral Manager PT AP II Bandara Polonia Medan Bram Bharoto Tjiptadi mengatakan, selama ini tamu bandara banyak yang memakirkan kendaraannya di halaman bandara hingga bermalam.Kondisi ini dianggapo berbahaya dan rawan terhadap aksi pencurian. ”Demi kenyamanan dan keamanan, dibuatlah parkir inap tersebut.Karena selama ini secara resmi tidak ada disediakan fasilitas itu,” katanya di Bandara Polonia Medan,kemarin.  Dia mengatakan, fasilitas parkir inap tersebut akan dijaga selama 24 jam penuh untuk menghindari aksi pencurian. “Selama ini banyak kendaraan yang diinapkan, padahal kami tidak ada sediakan (parkir inap). Saat hilang yang disalahkan kami. Jadi, kami sengaja buat layanan ini yang bertujuan untuk memanjakan konsumen,”ucapnya. Fasilitas inap kendaraan itu akan dilengkapi layanan antar dan jemput. Jadi, setiap pengunjung yang mau memakai layanan parkir 24 jam tidak perlu datang ke lokasi. 
”Akan dijemput dan antar kendaraannya. Petugas yang akan memakirkan nantinya. Soal keamanan, tidak perlu khawatir.Dijaga selama 24 jam penuh dengan sistem kerja petugas secara sift.Apalagi lokasi yang dijadikan parkir ini di dalam, bukan publik area, tentu akan lebih aman lagi,”katanya. Saat ini, fasilitas parkir 24 jam baru berlaku untuk kendaraan jenis mobil, sementara roda dua belum ada rencana menyediakan fasilitas serupa. Sebagai tahap awal,disediakan untuk 50 kendaraan. 
Calon penumpang Medan- Singapura Heri Wibowo yang ditemui di bandara kemarin menilai parkir inap sangat membantu pengguna bandara pemilik kendaraan, seperti dirinya yang terbang ke luar negeri. ”Parkir inap ini bagus,tidak menyulitkan penumpang. Kalau penumpang yang mau berangkat dan tidak punya sopir atau penjemput, bisa membawa kendaraan sendiri dan menitipkannya di lokasi parkir inap bandara,”katanya. Namun,dia menganggap tarif yang ditetapkan sebesar Rp 50.000 per malam masih terlalu mahal.
”Kalau sampai saya tinggalkan atau titipkan di bandara selama satu minggu, artinya saya membayar Rp350.000. Wah, mahal sekali itu, kalau bisa Rp30.000 saja per malam,”katanya
20.25 | 0 komentar | Read More

Jenazah Korban Sukhoi Mengenaskan


Foto kombinasi menunjukkan tim SAR berada di lokasi kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, kemarin. Di lokasi itu juga ditemukan serpihan pesawat dan sejumlah barang, di antaranya laptop. 

BOGOR– Tim Search and Rescue (SAR) akhirnya berhasil mencapai lokasi kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 (SSJ-100) di Gunung Salak kemarin. Mereka menemukan jenazah korban dalam kondisi mengenaskan di antara puing-puing pesawat yang hancur lantaran menabrak lereng gunung. Seorang anggota tim SAR, Ridwan Hakim, mengaku menemukan serpihan tubuh manusia di tebing yang berjarak 10 meter dari jalur pencarian antara Puncak 1 dan Puncak 2 Gunung Salak sekitar pukul 10.15 WIB.

”Untuk turun ke lokasi penemuan harus menggunakan teknik rappelling (teknik turun menggunakan tali),”ujar Ridwan di Posko Embrio, Desa Cipelang,Kecamatan Cijeruk, Bogor,Jawa Barat,kemarin. Seluruh serpihan yang ditemukan di ketinggian 2.000,5 meter dari permukaan laut (mdpl) itu diduga berasal dari beberapa korban berjenis kelamin pria dan wanita. Dari serpihan tubuh korban yang ditemukan, tim SAR mencium aroma terbakar. ”Bila melihat kondisi jenazah, kami menduga pesawat meledak saat terjatuh,” kata anggota Mapala Universitas Indonesia (UI) itu.

Pesawat SSJ-100 yang tengahmelakukan joyflight dalam rangka promosi di Indonesia, Rabu (9/5), menabrak tebing lereng Gunung Salak, tepatnya di Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pesawat mengangkut 45 orang yang terdiriatas 8 awak dan 37 penumpang.Penumpang di antaranya merupakan para pebisnis di bidang penerbangan dan jurnalis. Tim SAR gabungan yang terdiri atas personel Basarnas,TNI dari berbagai kesatuan, polisi, mapala, dan relawan dikerahkan untuk mengevakuasi korban.

Selain menemukan tubuh para korban,kemarin tim SAR juga menemukan sejumlah barang yang diyakini milik korban. Di antaranya kartu tanda penduduk (KTP), kartu ATM, laptop, dan paspor. ”Di sekitar tumpukan jenazah korban juga ada beberapa lembar uang pecahan dolar Amerika Serikat,”katanya. Ketua Tim Pencarian,Kolonel (Inf) AM Putranto, mengatakan, pada hari ketiga pascakecelakaan pesawat SSJ-100, jenazah korban yang telah ditemukan dimasukkan ke dalam 12 kantong mayat.

Hingga kemarin sore tim SAR baru berhasil mengangkat enam kantong mayat hingga ketinggian 2.211 mdpl, yang menjadi lokasi pendaratan helikopter. Adapun enam lainnya masih berada di lokasi kecelakaan. ”Sisanya akan terus diupayakan agar Sabtu pagi seluruhnya sudah bisa dievakuasi,” kata Putranto. Dia menuturkan, terdapat dua skenario untuk proses evakuasi. Jika dimungkinkan,evakuasi para korban akan dilakukan melalui jalur udara. Dari lokasi penemuan, jenazah langsung diterbangkan menuju Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur.

Skenario lainnya, evakuasi akan melalui jalur darat dengan melibatkan 33 kendaraan ambulans yang akan mengangkut jenazah para korban secara berantai mulai dari helipad yang berada di Posko Cipelang, Kecamatan Cijeruk maupun titik helipad di kawasan Lido, Kabupaten Bogor. ”Kami usahakan evakuasi akan dilakukan secepatnya,” tandasnya. Ketua Search Mission Coordinator Badan SAR Nasional (Basarnas) Ketut Parwa mengatakan, dari informasi tim SAR gabungan, kemungkinan besar tidak ada korban yang selamat pada peristiwa jatuhnya pesawat Sukhoi SSJ-100.

Kondisi badan pesawat yang sudah menjadi kepingan menandakan benturan antara pesawat dan tebing sangat kuat dan para korban yang berada dalam pesawat sudah dipastikan ikut hancur.Ini ditandakan dengan ditemukan jenazah korban yang sudah menjadi bagian-bagian tidak utuh. Selain itu, saat ini tim SAR juga tengah fokus dalam melakukan evakuasi jenazah korban yang sudah dimasukkan dengan kantong mayat.

Namun, belum dipastikan berapa jumlah jenazah yang ada di 12 kantong mayat tersebut karena bercampur dengan anggota tubuh korban yang hancur. ”Kami belum memastikan apakah evakuasi melalui jalur darat atau udara.Namun diharapkan evakuasi bisa segera dilakukan,” kata Ketut. Kepala Basarnas Marsekal Madya Daryatmo mengatakan, kemarin proses evakuasi terpaksa ditunda lantaran selain medan yang sulit dan terjal, kondisi cuaca juga tidak mendukung.

Padahal, pembuatan helipad di sekitar lokasi kecelakaan dan di Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, sudah selesai dilakukan. “Cuaca di lereng gunung buruk,”ujarnya. Dia menuturkan, tim SAR telah melakukan proses pencarian terhadap korban di sekitar lokasi kecelakaan sejak pagi, baik melalui jalur udara maupun darat. Sekitar pukul 10.00 WIB tim darat telah sampai di sekitar lokasi,bahkan berhasil menemukan korban. Mereka semua ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia.

Sementara rencana selanjutnya, kata Daryatmo, tim SAR tetap berharap proses evakuasi dilakukan melalui udara dengan menggunakan helikopter Puma sebab saat ini telah dibuatkan helipad di sekitar lokasi kecelakaan dan di Cijeruk. Jika sudah memungkinkan, jenazah yang telah berhasil ditemukan akan dievakuasi melalui udara menuju helipad di Cijeruk. Daryatmo menambahkan, proses evakuasi harus dilakukan secara terukur sebab jika tidak,justru akan membahayakan petugas di lapangan.

Apalagi lokasi jatuhnya pesawat terletak di lereng gunung sehingga tantangan yang dihadapi sangat sulit. Selain korban,tim SAR juga akan mencari kotak hitam pesawat. Namun, sementara ini pencarian lebih difokuskan pada pencarian dan evakuasi korban. Pencarian kotak hitam (black box) baru akan dilakukan setelah semua korban berhasil dievakuasi.

Adapun proses identifikasi korban akan dilakukan tim Disaster Victim Identification (DVI) yang memang bertugas melakukan proses identifikasi. Direktur Eksekutif DVI Mabes Polri Kombes Pol Anton Castilani mengatakan, pihaknya sudah membagi tim DVI dalam tiga kelompok di antaranya di Halim Perdanakusumah untuk ante mortem,tim di lokasi jatuhnya pesawat,dan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Bukti yang diterima dari anggota keluarga yang berhasil dikumpulkan di posko ante mortem akan dicocokkan dengan apa yang didapat dari jenazah korban sebelum kemudian dikirim ke Rumah Sakit Polri. Menurut dia, proses identifikasi tidak mudah, apalagi yang akan dilakukan identifikasi bentuk tubuh yang sudah tidak utuh. Karena itu, pihaknya meminta kesabaran dan pengertian anggota keluarga. haryudi/toni kamajaya/ dian ramdhani/ andi setiawan/ant         
20.14 | 0 komentar | Read More

Penebangan Hutan Terus Berlanjut, Hutan di Taput Terancam Gundul


Pemerhati lingkungan hidup Tapanuli Utara (Taput) Ganda Simanjuntak mengatakan, melihat maraknya penebangan hutan yang terjadi di wilayah Taput dikhawatirkan berdampak pada gundulnya hutan di daerah ini.
Bahkan kondisi ini ditenggarai akan menimbulkan terjadi krisis dan kerusakan lingkungan yang berpotensi pada bencana alam.   

"Menurut saya mau ada izin, mau tidak ada izin yang jelas penebangan ini sudah membuat hutan terancam semakin gundul dan akan terjadi kerusakan lingkungan yang sangat berbahaya bagi kehidupan warga, sebab bisa menimbulkan bencana," tandas Ganda Simanjuntak kepada Analisa, Senin, (7/5).

Dia mengatakan, harusnya hutan yang ada saat ini lebih dilestarikan dan dipelihara untuk menjaga kerusakan lingkungan.

"Bukan malah melakukan penebangan secara besar-besaran, kita sangat tidak sepakat dengan hal ini," ucapnya. 

Ganda Simanjutak menyampaikan, pihaknya mengaku heran terhadap pemerintah daerah (Pemda) Taput yang terkesan terlalu gampang mengeluarkan dan memberikan izin penebangan hutan kepada berbagai pihak tanpa mempertimbangan efek kerusakan lingkungan. 

"Harusnya pemerintah daerah melarang warganya agar tidak jor-joran melakukan penebangan, bukan malah memberikan izin untuk melakukan penebangan hutan, ini sangat berbahaya sekali,"ujarnya.

Menurut Ganda, kondisi hutan di wilayah Taput sudah mulai mengalami krisis karena penebangan hutan. Kita harusnya menjaga lingkungan bukan merusak lingkungan. 

Sekretaris Dinas Kehutanan Taput Alkali Purba mengakui, pihaknya memang yang mengeluarkan rekomendasi izin penebengan hutan kepada warga.

"Tapi usulan warga itu disampaikan kepada bupati, kami hanya mengurus berkasnya, sedang yang menandatangi bupati,"ucapnya. 

Dia menyampaikan, usulan itu disampaikan warga dengan berbagai syarat yang harus dipenuhi. 

"Tapi ada syarat-syaratnya, misalnya dilihat dari kemiringan lahan dan ada surat resmi dari camat atau kepala desa yang membenarkan, lahan itu punya warga yang bersangkutan, siapapun warga bisa membuat permohonan izin penebangan,"ucapnya.(
04.40 | 0 komentar | Read More

Pencurian Kerbau Marak di Taput 33 Ekor Hilang


Sepanjang tahun 2011 hingga Mei tahun 2012, warga Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) sudah kehilangan sebanyak 33 ekor ternak kerbau. Semuanya hilang dicuri dari pengandangan di ladang.
Hal itu diungkapkan anggota Komisi A Bidang Hukum DPRD Taput Charles Simanungkalit kepada wartawan di gedung dewan, Kamis, (10/5).   

Dia menyampaikan, data itu diperoleh dari laporan sejumlah warga yang merasa kehilangan ternak kerbau di sejumlah lokasi di Kabupaten Taput dan sudah melaporkan kehilangan itu kepada aparat kepolisian. 

"Setelah kami total datanya semua, sudah ada 33 ekor kerbau yang hilang dari Taput sejak 2011 sampai 2012, semuanya dicuri pencuri dari beberapa lokasi pengandangan di ladang. Maraknya pencurian kerbau ini sudah sangat meresahkan warga," ungkap Charles Simanungkalit. 

Dia menyebutkan, total kehilangan kerbau itu dimulai Juni 2011 terjadi di Desa Huta Raja Sipoholon sebanyak 6 ekor kerbau. Januari 2012 sebanyak 5 ekor kerbau di Silangkitang. 

Selanjutnya pada Ferbruari 2012 sebanyak 16 ekor di Dusun Sibadak Kelurahan Situmeang, Kelurahan Hutabarat, selanjutnya di Kelurahan Hau Sisadasada. Sedang pada Mei sebanyak 6 ekor kerbau hilang di Dusun Parsinaran. 

Berdasarkan laporan warga, modus pencurian kerbau di ladang diduga dilakukan pencuri dengan cara menarik kerbau secara pelan-pelan dan dinaikkan ke truk dan dibawa ke luar daerah pada malam hari," ucapnya. 

Dia meminta, agar aparat kepolisian Taput untuk melakukan penyelidikan terhadap maraknya pencurian kerbau di daerah ini.

"Soalnya warga sudah merasa resah, kalau sampai 33 ekor kerbau hilang berapa kerugian warga?. Kami minta Polres Taput melakukan penyelidikan secara maksimal, karena selama ini sudah banyak laporan warga tapi belum ada realisasinya,"ucapnya. 

Apalagi, menurut Carles Simanungkalit, melihat dari maraknya pencurian ini, diduga sudah ada sindikat pencurian kerbau secara professional berkeliaran di Taput. 

"Sebab kami menduga tidak mungkin pencuri itu bisa mendeteksi dan mengetahui peta lokasi-lokasi pengandangan kerbau di ladang kalau tidak ada kaki tangan di daerah ini,"katanya.

Wakapolres Taput Benma Sembiring menyampaikan, pihaknya sudah berusaha maksimal untuk melakukan penyelidikan terhadap pencurian kerbau di daerah ini. 

"Bahkan kami juga sudah membentuk tim khusus untuk menyelidiki hal pencurian ini dan semua laporan warga langsung kita tindaklanjuti," ucapnya. 

Namun, dia mengakui pihaknya memang merasa kesulitan untuk memantau seluruh ternak warga, terutama yang di tinggal di pengandangan di ladang. 

"Kami sudah menyarankan agar para peternak supaya jangan mengandangkan kerbaunya jauh dari pemukiman, karena tidak mungkin kerbau yang di ladang bisa dipantau semuanya. Ini saja hambatannya,"ucapnya.
04.34 | 0 komentar | Read More

Umat Katolik Se-Keuskupan Sibolga harapkan kehadiran Gatot


MEDAN - Panitia Perayaan Paskah Umat Katolik Se-Keuskupan Sibolga berharap agar Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho dapat menghadiri acara puncak perayaan Paskah umat Katolik Se-Keuskupan Sibolga pada 20 Mei 2012.
 
Ketua Dewan Penasehat Panitia Oloan Simbolon mengatakan, kegiatan perayaan paskah itu akan diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya festival paduan suara para ibu maupun para bapak dan generasi muda serta seminar.

"Perayaan paskah adalah perayaan peristiwa paling penting bagi umat Katolik, termasuk Keuskupan Sibolga yang melingkupi 12 daerah kabupaten / kota di Sumatera Utara, mulai dari Tapanuli Bagian Selatan, Tapanuli Tengah, dan Sibolga, termasuk Nias," kata Oloan didampingi Ketua Panitia Hotdiman Manik, saat beraudensi dengan Sekda Pemprov Sumut, Nurdin Lubis, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, hari ini.

Oloan mengatakan, pada perayaan Paskah nanti, Misa Agung akan dipimpin langsung Yang Mulia, Uskup Sibolga, Mgr. Ludovikus Simanullang. Dia menjelaskan, ada dua Keuskupan di Sumut, yakni Keuskupan Agung Medan dan Keuskupan Sibolga dengan jumlah jemaat sekitar 1,1 juta jiwa. Untuk wilayah Keuskupan Sibolga, umumnya umat Katolik bermukim di daerah-daerah pelosok sehingga sangat ingin bertemu langsung dengan gubernurnya.

"Mungkin umat yang ada di kota-kota, sudah biasa bertemu dengan Gubernur. Tapi bagi jemaat Katolik yang ada di Keuskupan Sibolga, umumnya umat Katolik tinggal di daerah pelosok desa dan tentunya sangat berkeinginan untuk bertemu langsung dengan gubernurnya," ujar Ketua Pemuda Katolik Sumatera Utara tersebut.

Dia menambahkan, pada puncak perayaan nanti, sebanyak 12 ribu massa umat Katolik akan hadir. Lebih lanjut Oloan yang juga anggota DPRD Sumut itu menjelaskan, bahwa umat dari Nias yang merupakan bagian dari Keuskupan Sibolga, tidak dapat menghadiri perayaan paskah tersebut dikarenakan membutuhkan biaya yang sangat besar.

Sementara Sekda Pemprov Sumut, Nurdin Lubis, mengatakan akan menyampaika kepada Plt Gubsu. "Dan semoga Pak Plt Gubsu dapat hadir nantinya dalam puncak Perayaan Paskah Se-Keuskupan Sibolga," kata Sekda.

Sekda juga menyampaikan kepada panitia bahwa Pemprov Sumut siap membantu dan menyebarluaskan kegiatan perayaan paskah tersebut. Sekda pada kesempatan itu menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada umat Katolik yang ada di Sumatera Utara karena telah membantu Pemprov Sumut dalam menjaga kondusifitas Sumut.
04.30 | 0 komentar | Read More

10 Rumah di Tanjungbalai Musnah Terbakar



Sebanyak 10 rumah dihuni 12 kepala keluarga (KK) di Jalan Jenderal DIPanjaitan Tanjungbalai tepatnya di depan Masjid Taufik Hidayah hangus terbakar,Kamis (10/5) dini hari pukul 02.00 WIB.
Ke-10 rumah yang umumnya konstruksi kayu itu, 6 di antaranya masuk daerah Kelurahan Sejahtera dan 4 lagi masuk daerah Kelurahan Tanjungbalai Kota IV Kecamatan Tanjungbalai Utara.


Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kecuali seluruh harta benda para korban habis dilalap api, karena tidak sempat diselamatkan.Lagi pula, saat kejadian listrik PLN padam di daerah itu menyebabkan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Salah seorang korban yang rumahnya masuk daerah Kelurahan Tanjungbalai Kota IV kepada Analisa mengatakan, kobaran api tidak begitu cepat membesar, seandainya mobil pemadam kebakaran milik Pemko Tanjungbalai cepat tiba di lokasi.
Belum diketahui sebab terjadi kebakaran dan kini masih dalam penyelidikan pihak Polres Tanjungbalai ditandai pemasangan police line di sekeliling rumah yang terbakar itu.
Walikota Tanjungbalai Drs H Thamrin Munthe,MHum didampingi Camat Tanjungbalai Utara Imron,SH menyerahkan bantuan natura dari pemerintah kota, Dinas Sosial Kota Tanjungbalai dan dari Dinas Kesehatan Kota Tanjungbalai berupa beras masing- masing 2 zak,mie instan masing-masing 2 kotak, gula, bubuk teh, kain sarung, selimut, obat-obat dan pakaian sekolah kepada para korban satu persatu di teras Masjid Taufik Hidayah Jalan Jenderal DI Panjaitan Tanjungbalai.
Selain bantuan natura, walikota juga menyerahkan bantuan sewa rumah kurun waktu setahun kepada pemilik rumah yang terbakar masing - masing Rp 1.500.000.
Walikota mengimbau agar keluarga korban tabah menghadapi musibah ini. "Dari peristiwa ini mari kita ambil hikmahnya. Apa yang diberikan Tuhan kepada keluarga korban saat ini, pasti ada yang lebih baik lagi ke depan," kata walikota.(bs/gsp)

04.27 | 0 komentar | Read More

Firman Farera, Anak Bandel yang Kini Jadi Kebanggaan Sumut


Awalnya sembunyisembunyi mengeluti hobi,kini Firman Farera menjadi terkenal dari balap sepeda motor.Hobinya ini pulalah yang membuat perjalanan hidup Firman kian berwarna.

Tak ayal,ia menjadi harapan Sumut meraih emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 di Riau, September mendatang. Pria berumur 29 tahun itu mengenal dunia balap sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Aceh pada 1997 silam.Balap jalanan atau lebih dikenal masyarakat balapan liar kerap dilakukan anak kedua dari tiga bersaudara ini. Kegemarannya ini pun membuat kedua orang tua (Ibrahim dan Rosita) resah sehingga tidak merestui aktivitasnya itu.

Maklum,dia merupakan anak semata wayang harapan kedua orang tua setelah abang dan adiknya meninggal dunia.Kedua orang tua tak ingin sesuatu hal terjadi hingga mengakibatkan kehilangan sang anak.Begitupun,Firman tetap nekat ikut balap liar dengan sembunyi-sembunyi hingga berjalan dua tahun. “Dulunya orang tua tidak izinkan saya balap-balapan. Tapi saya bandel dan tetap balapan tanpa sepengetahuan orang tua saya.Karena ini sudah jadi hobi saya,orang tua pun akhirnya mengizinkan juga,”ucapnya.

Kondisi keamanan di Aceh pada 1999 yang tidak kondusif memaksa Firman hijrah ke Medan.Sempat beberapa bulan ia tidak lagi mengenal aksi kebut-kebutan di jalanan itu.Hingga akhirnya memulai balapan lagi dengan tim yang berbeda. Seiring perjalanan waktu, prestasi yang ditunjukkan Firman membuat tim road race kepincut akan bakat yang dimilikinya.Pria kelahiran Lhokseumawe ini pun akhirnya masuk tim balap di bawah naungan Suzuki Deli Top One FDR NHK.Balap liar di jalanan pun tidak lagi menjadi kegiatannya. Sejak itu Firman kerap menjadi peserta dalam ajang road race resmi yang digelar di sirkuit.

“Dari situ saya mulai ikut kejurnas usai direkrut tim Suzuki hingga sampai sekarang menjadi pebalap Pengprov IMI Sumut,”ungkap pengidola Valentino Rossi ini. Di arena road racehingga motoprix,Firman kerap ambil bagian dan cukup disegani. Namanya selalu mengisi jatah podium dalam balapan yang diikutinya.Namun,masih ada satu gelar yang belum diraih pemuda lajang ini,yakni gelar bergengsi empat tahunan Pekan Olahraga Nasional (PON). “Di PON (prestasi) saya masih kurang beruntung, mudah-mudahan di Riau nanti bisa lebih baik lagi,”tekadnya.  
04.22 | 0 komentar | Read More

Warga Dairi Minta Gus Irawan Jadi Gubsu



Gus Irawan Pasaribu menyalami ibu-ibu pelaku usaha kecil dan mikro di Sidikalang, Dairi, Selasa (8/5). 

SIDIKALANG – Dukungan bagi Gus Irawan Pasaribu untuk maju sebagai calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) semakin luas. 
 
Ribuan warga Dairi dan Pakpak Bharat menginginkan Gus,yang bulan depan mengakhiri masa jabatannya sebagai Direktur Utama PT Bank Sumut,menjadi gubernur. Dukungan itu disampaikan mereka setelah mendengar bahwa Juni mendatang Gus akan mengakhiri jabatan direktur utama Bank Sumut yang telah diembannya sejak 2000 atau tiga periode. “Saya sudah berketetapan hati untuk mengakhirinya dan tidak mau memperpanjang.Saya pikir sudah cukup.Selama di Bank Sumut,saya merasa Tuhan sangat sayang pada saya karena apa yang saya capai jauh,di luar rencana sebenarnya.

Begitu juga untuk kelembagaan Bank Sumut.Pencapaiannya juga di luar rencana kerja di masa lalu,” katanya dalam pertemuan ramah tamah dengan Pomparan Guru Tatea Bulan Anak dan Boru asal Dairi-Pakpak Bharat dan 3.000 ibu-ibu pelaku usaha kecil dan mikro di Sidikalang, Selasa (8/5). Menurut dia,ketetapan hati itu juga karena dia ingin meninggalkan PT Bank Sumut dalam keadaan terbaik. Sebab, dari ajaran yang dia peroleh, seseorang harus meninggalkan yang baik saat akan pergi.“Makanya saya tinggalkan Bank Sumut saat berada di puncak kinerja saat ini,” tukasnya.

Mendengar pernyataan Gus ini, seluruh perwakilan pomparan yang hadir menyatakan, kebulatan tekad untuk mendukung Gus menjadi Gubernur Sumut pada Pilgub Sumut 2013. “Di usia yang muda,Gus Irawan mampu menjadikan Bank Sumut menjadi BUMD terbaik di Indonesia.Sangat baik,jika dia kita minta untuk meneruskan kemampuannya itu sebagai gubernur. Kami dari Kabupaten Dairi siap mendukung Gus jadi gubernur,”ujar tokoh masyarakat Dairi P Matondang. Pernyataan ini langsung diamini perwakilan pomparan Tatea Bulan lainnya, seperti Pasaribu, Sagala, Malau dan Ujung (boru).

Bahkan,mereka langsung meminta kepastian Gus apakah akan maju dari usungan partai politik, perseorangan (independen) dan juga pasangan pelangi.“Kami benar mendukung dan akan memenangkan Gus. Kami harap Gus segera menentukan sikap agar kami tahu apa yang harus kami kerjakan untuk Gus di masyarakat Dairi dan Pakpak Bharat,” ujar Agus Ujung. Gus mengaku sangat bahagia dan terhormat atas restu yang diberikan Pomparan Guru Tatea Bulan di Dairi dan Pakpak Bharat. Menurut dia, dukungan ini akan menjadi motivasinya untuk maju sebagai pelayan masyarakat di Sumut dengan menjadi gubernur.

Hal yang sama juga disampaikan Gus saat bertemu dengan 3.000 ibu-ibu pelaku usaha kecil dan mikro di Gedung Olah Raga (GOR) Sidikalang.“Saya pamit, bulan depan saya berhenti. Mohon maaf jika ada yang tidak berkenan selama saya menjadi Dirut Bank Sumut,”katanya. Dia kemudian memotivasi 3.000 ibu-ibu itu untuk meningkatkan usahanya. Sebab, dirinya berkomitmen untuk terus menciptakan akses permodalan dan pendampingan usaha kecil dan mikro di Sumut.

“Saya berkeinginan,ibu-ibu tidak lagi meminjam sekadar Rp5 juta. Tapi, juga hingga Rp50 juta, bahkan Rp500 juta.Tentu saja ibu-ibu harus meningkatkan usaha yang sudah ada.Ini untuk perekonomian keluarga kita yang lebih baik,”bebernya. M br Marbun,salah seorang pelaku UKM, langsung mengangkat tangan di hadapan Gus yang tengah memberikan pidato. Dia mengaku sudah menjadi pelaku UKM yang meminjam kredit di Bank Sumut sebesar Rp20 juta.Mendengar ini, Gus langsung bertepuk tangan dan diikuti 2.999 orang lainnya di GOR Sidikalang.“Ini bukti kesungguhan dari ibuibu dalam menjalankan usaha. Saya harap nanti, jika kita bertemu lagi, ibu-ibu di sini punya rumah toko dengan usaha yang lebih besar,”ujarnya.

Di penutup pidatonya, saat Gus menyatakan pamit lagi, ribuan ibu-ibu itu langsung mengangkat tangan dan meminta Gus untuk maju menjadi gubernur. Mendengar itu, Gus tidak mampu menyembunyikan keharuannya. Dia pun mengaku teringat akan ibundanya yang juga pedagang kecil, dan terus memberinya motivasi untuk mencapai keberhasilan. 
04.19 | 0 komentar | Read More

Ikatan Mahasiswa Batak Toba (Imabato) Unimed Pendukung Pembangunan Kualitas SDM




MEDAN (Berita): Ikatan Mahasiswa Batak Toba (Imabato) yang dibentuk untuk ajang pembinaan secara intern di mahasiswa diharapkan terus berbenah diri baik dalam kegiatan ekstrakurikuler, etika, dan soft skill yang akan mendukung Unimed.
“Sebagai mitra di kampus, Imabato adalah bagian pembinaan kualitas bidang akademik, penelitian dan pengabdian masyarakat dan sebagai wadah perpanjangan Unimed hendaknya dapat memperbaiki diri sesuai AD/ART,” ujar Rektor Unimed diwakili Pembantu Rektor III Dr Biner Ambarita MPd usai mengukuhkan kepengurusan Imabato periode 2011-2013 di aula H Anif Kampus Unimed, Kamis (10/5).
Ambarita yang juga penasehat Imabato didampingi Pembina Imabato Syamsul Gultom SKM, M.Kes dan steering committee Kamil Chandra Hutapea dan Ketua Umum Imabato Liston Silalahi menjelaskan, disamping soft skill dan pendidikan karakter maka Imabato juga diharapkan dapat mendorong pembangunan kualitas sumberdaya manusia (SDM).
Sebagai organisasi kemahasiswaan, Ambarita mengharapkan agar Imabato jangan berpolitik praktis, namun hendaknya pandai memilih dan menentukan sikap di kancah politik khususnya pada pemilihan kepala daerah (pilkada).
Sementara itu Syamsul Gultom menambahkan, program kedepan akan menyelenggarakan seminar budaya Batak Toba yang bertujuan agar mahasiswa dan kaum muda di Unimed dapat mengetahui bagaimana sebenarnya budaya Batak Toba itu.
Dalam waktu dekat ini katanya, Imabato akan mengundang pakar muatan lokal budaya Batak Toba Prof Dr Bornop Sinaga guru besar FMIPA mata kuliah matematika yang akan menyajikan materi pembelajaran matematika berbasis budaya Batak Toba dalam upaya meningkatkan mutupendidikan.
Melalui kegiatan itu nantinya diharapkan, Imabato menjadi wadah untuk menampa jati diri mahasiswa Unimed sejalan dengan visinya menjadikan unggul di bidang pendidikan dan menjadikan guru yang profesional.
Sedangkan Walikota Medan dalam sambutannya dibacakan Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Medan Said Chaidir mengatakan, walaupun menonjolkan kedaerahan Imabato Unimed telah membuktikan dirinya sebagai salah satu organisasi  yang kritis dan mampu menghimpun mahasiswa berasal dari Batak Toba.
Untuk itu kepada seluruh etnis Batak Toba di kota Medan melalui Imabato Unimed ini untuk terus mendukung penuh program pembangunan di daerah ini, terutama menjaga kebersihan di lingkungan tempat tinggal maupun di lingkungan tempat menuntut ilmu.
Selain itu, Imabato juga tetap menjaga kelestarian budaya Batak Toba dan mendukung program Pemko Medan melalui Visit Medan Year 2012 untuk meningkatkan kunjungan wisata di kota Medan salah satunya dengan membuat pagelaran seni budaya seperti gondang naposo.
Susunan pengurus yang dikukuhkan, Ketua Umum Imabato 2011-2013 Liston Silalahi, Sekretaris Desmon J Malau, Bendahara Gustiana Manik dibantu bidang-bidang, departemen dan dewan pimpinan fakultas. Acara diakhiri dengan pagelaran gondang naposo dan tarian tor-tor serta persembahan lagu-lagu etnis Batak Toba
04.06 | 0 komentar | Read More

Wisatawan Minati Ikan Pora-Pora Danau Toba



Ikan pora-pora dari perairan Danau Toba yang dijual beberapa pedagang di pasar tradisional Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatra Utara banyak diminati para wisatawan lokal untuk dibawa sebagai oleh-oleh. 

"Cukup banyak wisatawan lokal yang membeli ikan pora-pora untuk dibawa sebagai oleh-oleh dari kunjungan perjalanan mereka dari daerah ini," kata Ambarita, 38, pedagang ikan pora-pora, di Pasar Pangururan, Senin (7/5). 

Menurut dia, ikan pora-pora itu banyak diminati wisatawan, karena rasanya yang khas bila digoreng dengan cita rasa berbeda jika dibandingkan dengan ikan air tawar lainnya dari perairan Danau Toba. 

Produksi Ikan Pora-Pora di kawasan Danau Toba bisa mencapai 40 ton per hari, namun selama ini masih diperdagangkan secara tradisional serta menjadi salah satu menu andalan pada sejumlah rumah makan di daerah objek wisata pulau Samosir sekitarnya. 

Menurut Ambarita, ikan tersebut sangat potensial dikembangkan di Danau Toba, dan hasil tangkapan nelayan setempat bisa mencapai sekitar 20 ton per hari, dengan harga jual berkisar Rp3.000 per kg dalam kondisi basah dan jika sudah diolah atau dikeringkan bisa dijual dengan harga Rp6.500 per kg 

"Lingkungan perairan Danau Toba diduga sangat sesuai sebagai habitat untuk budidaya ikan bernilai ekonomis tinggi dengan rasa yang cukup gurih tersebut," ujarnya. 

Dikatakannya, ikan tersebut jenisnya sama dengan ikan bilih di Danau Singkarak Sumatra Barat, tetapi jika ukurannya dibandingkan, ikan yang hidup di perairan Danau Toba relatif lebih besar. 

Sitanggang, 35, seorang pedagang lainnya menyebutkan, biasanya para wisatawan membeli ikan itu dalam jumlah yang cukup banyak sebagai oleh-oleh khas untuk dibagikan kepada keluarganya. 

Jika dicermati, kata dia, produksi ikan itu cukup banyak, tetapi nilai jualnya agak rendah, karena masyarakat setempat belum mampu mengolah dalam bentuk makanan lain seperti di Sumatra Barat, yang dijadikan sebagai penganan menarik dengan harga jual yang lumayan. 

Menurut dia, potensi pengembangan ikan tersebut cukup menjanjikan dalam membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar untuk meningkatkan pendapatan, sebab selain dijual dalam bentuk makanan yang sudah diolah, ikan mentah yang masih segar juga dikirim ke berbagai daerah, seperti Pekanbaru dan Sumatra Barat. 

"Hampir sekitar 75 persen hasil tangkapan ikan pora-pora dari Danau Toba dikirim ke berbagai daerah di luar Sumatra Utara," kata Sitanggang.
04.03 | 0 komentar | Read More

Pesta Bolon Simbolon, Ajang Promosi Danau Toba




JAKARTA - Ketua Umum Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) Effendi Simbolon mengatakan, Pesta Bolon Simbolon yang akan digelar tanggal 1 hingga 7 Juli mendatang di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta jangan hanya dipandang sebagai aktualisasi marga Simbolon di Jakarta, Bogor, Depok dan Tangerang serta Bekasi (Jabodetabek).

"Tidak hanya sekedar aktualisasi marga Simbolon di Jabodetabek. Pesta Bolon Simbolon merupakan salah satu upaya untuk mempromosikan kekayaan wisata Indonesia yang tersebar di seluruh Provinsi Sumatera Utara antara lain Pulau Samosir dan Danau Toba," kata Effendi Simbolon, saat jumpa pers di Hotel Sultan Jakarta, Rabu (9/5).
 
Marga Simbolon, kata Effendi, jenuh juga dengan cara-cara pemerintah pusat mempromosikan wisata di Sumatera Utara yang terlihat semakin tidak efisien dan efektif. 

"Saya perhatikan, dalam mempromosikan wisata Indonesia kerja pemerintah hanya membuat brosur dan setelah itu mereka anggap selesai. Jadi pesta Bolon Simbolon ini sesungguhnya membantu pemerintah dalam menyemarakan wisata Indonesia," ujar politisi PDI Perjuangan yang oleh sebagian kalangan didorong ikut maju sebagai cagub di pilgub Sumut 2013 mendatang.

Dipilihnya ibukota Jakarta sebagai tempat penyelenggaraan pesta ini, lanjut wakil Ketua Komisi VII DPR itu. karena Jakarta merupakan Ibukota Negara Republik Indonesia yang dihuni oleh seluruh etnis yang ada di Indonesia dan juga warga dunia.

Selain membawa misi promosi wisata untuk Sumatera Utara, Pesta Bolon Simbolon ini merupakan wujud dari rasa syukur marga Simbolon atas berkembangnya etnis Simbolon baik dari sisi kuantitas maupun kualitas di negara yang multi-etnik ini.

"PSBI mencatat marga Simbolon saat ini lebih dari 70 ribu kepala keluarga yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia serta di sejumlah negara di dunia dengan beragam keahlian dan memeluk berbagai agama yang mereka yakini," tegas anggota DPR dari dapil Jakarta itu.

Bahkan dari sejumlah negara, juga sudah masuk pemberitahuan tertulis dari sekitar 200 orang marga Simbolon yang ada di luar negeri, menyatakan turut hadir dalam pesta Bolon Simbolon tahun ini.

"Mereka datang ke Jakarta ingin terlibat langsung dengan peristiwa budaya dan ingin mengikuti Kongres Marga Simbolon dalam rangka merumuskan berbagai strategi untuk memperkuat komitmen dan kontribusi terhadap kampung halaman serta memelihara kebhinekaan bangsa," tegasnya.

Meski bertajuk marga Simbolon yang berpesta, hakekatnya peristiwa ini adalah untuk bangsa dan negara Indonesia. "Siapa saja, sangat kami harapkan kehadirannya selama pesta berlangsung setidaknya untuk menyaksikan peristiwa budaya bangsa dan menikmati menampilan 200 artis papan atas yang  berasal dari marga Simbolon dan etnis lainnya di Indonesia," pungkasnya. (fas/jpnn)
04.00 | 0 komentar | Read More

Warga Medan Enggan Bayar PBB


MEDAN - Hingga kini kesadaran warga Medan untuk membayar pajak khususnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) masih sangat rendah. Setidaknya hal ini terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat di Komisi C DPRD Medan bersama perwakilan Dinas Pendapatan, Kamis (10/5/2012).
Berdasarkan laporan per tanggal 9 Mei, PBB yang terkumpul masih sekitar Rp 22,864 miliar atau 7,62 persen dari target tahun 2012 yang berjumlah Rp 300 miliar.
Ketua Komisi C, A Hie pesimis target itu bisa tercapai sampai akhir tahun nanti. "Saya yakin tidak akan tercapai targetnya. Seharusnya sampai bulan ini sudah bisa tercapai 60 persen. Inilah gambaran masyarakat menolak membayar PBB,” kata A Hie usai rapat. 
Pencapaian yang lebih tinggi diraih pada sektor Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan yang telah mencapai Rp 55,638 miliar atau 25,29 persen dari target Rp 220 miliar. Pajak Penerangan Jalan, Pajak Restoran, dan Pajak Hotel juga mencatat pemasukan rata-rata di atas 24 persen dari target tahunan. Secara keseluruhan pemasukan dari sepuluh pajak sampai 9 Mei telah mencapai Rp 189,550 miliar atau 19,9 persen dari target tahunan sebesar Rp 948,179 miliar.
Walaupun mencatat hasil yang cukup baik, A Hie berpendapat potensi Pendapatan Asli Daerah jauh lebih besar dari target pajak yang dicanangkan Pemko Medan. “Seharusnya akhir tahun nanti bisa lebih besar dari target,” katanya.
03.56 | 0 komentar | Read More

Dua Anggota DPRD Medan Nyaris Adu Jotos


MEDAN-Dua anggota DPRD Medan dari Komisi C, CP Nainggolan dan Jhony Nadeak nyaris adu jotos di ruang Komisi C DPRD Medan, usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan, Kamis (10/5) siang.
Keributan itu berawal saat Jhony Nadeak mempertanyakan perihal tempat hiburan malam milik Rajab kepada Kadisbudpar Medan, Busral Manan. Anggota DPRD lainnya, CP Nainggolan langsung menyela. “Kawan kita itu,” kata CP Nainggolan.
Setelah mendengar jawaban itu, dengan tenang Jhony kembali menanyakan perihal pemilik tempat hiburan malam. Dan lagi-lagi pertanyaan itu dijawab CP yang menanyakan kepentingan Jhony menanyakan hal tersebut. 
“Untuk apa kau tanya itu? Yang kecil-kecil orangnya. Dia anggota organisasi kepemudaan (OKP),” ucapnya lagi kepada Jhony Nadeak.
Sedangkan Kepala Disbudpar Medan Busral Manan mengatakan kalau dia juga tidak mengetahui persis siapa orang yang dimaksud CP Nainggolann
Namun, tiba-tiba kedua wakil rakyat itu terlibat adu mulut dan nyaris jotos-jotosan. Beruntung, hal itu bisa diredam oleh Ketua Komisi C, A Hie, yang kemudian melanjutkan RDP dengan Disbudpar , CP kemudian meminta rapat internal dan seluruh wartawan dan staf termasuk siswa yang sedang melakukan praktek kerja lapangan (PKL) diminta keluar dari ruangan.
Tidak berapa lama pintu ditutup, wartawan, staf dan lainnya langsung dikejutkan dengan suara kegaduhan dan gelas jatuh. Namun, setelah itu tidak ada suara lagi, ruangan kembali hening.
Tak lama kemudian, salah seorang anggota Komisi C HM Faisal meminta kain lap kepada salah seorang staf Komisi C. “Ambilkan kain lap. Ambilkan kain lap dulu,” ungkap Faisal.
Pantauan wartawan, meja yang ada di ruangan Komisi C terlihat basah dan ada juga pecahan gelas. Tak berapa lama, HM Faisal kemudian menutup kembali pintu.Tak lama kemudian, Anggota Komisi C lainnya Jhony Nadeak membuka pintu dengan baju bagian depan basah meminta salah seorang staf Komisi C mengambilkan baju di dalam mobil.
“Samsir, tolong ambilkan baju saya di mobil,” ungkapnya.
Tidak berapa setelah Jhony meminta mengambil baju, kembali pintu terbuka dan tampak HM Faisal meminta staf fraksi mengambil tempat sampah dan membersihkan ruangan komisi.
Di ruang Komisi C ditemukan pecahan kaca berserakan di karpet. Dari keterangan beberapa sumber di Komisi C, saat terjadinya rapat internal terjadi keributan dimana salah seorang anggota Komisi C disiram anggota lainnya yang kemudian mengakibatkan pecahnya gelas.
Sementara ketika akan ditanyakan kepada Jhony Nadeak, dia tidak bisa dikonfirmasi. Ketika ditanyakan kepada CP, dia mengaku tidak ada masalah serius.
“Nggak ada masalah. Hanya soal internal saja. Nggak perlu dipertanyakan. Kan biasa kalau seorang abang menegur adiknya,” bebernya.
Keributan di Komisi C ternyata sampai hingga ke Badan Kehormatan (BK), Wakil Ketua BK Bangkit Sitepu terlihat mendatangi Komisi C dan menggelar rapat sebentar. Beberapa saat kemudian terdengar suara tertawa seperti tidak ada keributan sebelumnya.
Wakil Ketua BKD, Bangkit Sitepu mengatakan permasalahannya sudah selesai. Tidak ada yang akan ditindaklanjuti dari persoalan tersebut.
“BKD tidak akan melanjutkan persoalan tersebut karena semuanya sudah selesai. Diharapkan ke depan tidak terjadi lagi karena semuanya bersaudara,” pungkasnya.(adl)
03.53 | 0 komentar | Read More

SMAN 1 Medan resmi buka pendaftaran Siswa baru


MEDAN – Pendaftaran Peserta didik baru (PPDB) Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) SMAN 1 Medan resmi dibuka dan tidak dipungut biaya terhitung 21 Mei hingga 2 Juni 2012. Para calon siswa baru bisa mengakses situswww.smansamedan.sch.id atau datang langsung ke Jln. Cik Ditiro No. 1 Medan. Hal ini dikatakan Plh. Kepala Sekolah Hj. Safrimi.
“Secara umum calon siswa harus memiliki nilai rapor semester 1 sampai 5 SMP/MTs dan paket B minimal rata-rata 75,00 untuk pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA,” ujar Safrimi.

Selalin itu, harus memiliki ijazah/SKHUN SMP/MTs Paket B yang lulus sebelum tahun pelajaran 2011/2012. Memiliki Surat Keterangan berbada sehat dari dokter. Berusia setinggi-tingginya 21 tahun saat mendaftar. Bagi calon perserta didik baru yang dinyatakan tidak lulus UN/US dari SMP/MTS, maka haknya sebagai calon peserta dinyatakan gugur.

Daya tampung untuk kelas RSBI Reguleer sebanyak 384 siswa. Sedangkan untuk kelas internasional sebanyak 25 siswa. Para calon didik hanya boleh mendaftar di salah satu program di kelas RSBI atau Internasional. Bagi Calon peserta didik yang pernah menjadi juara olimpiade sains nasional tingkat kota Medan, provinsi dan nasional yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kota Medan, Provinsi dan pusat pada saat duduk di bangku SMP/MTs, akan diterima tanpa seleksi.

Syarat pendaftaran, fotocopy rapor semester 1 s/d 5 yang dilegalisisr kepala sekolah satu dan menunjuk rapor asli. Surat keterangan dari kepala sekolah telah mengikuti UN/US di SMP/MTs tahun pelajaran 2011/2012 serta menyertakan fotokopinya yang dilegalisir kepala sekolah sebanyak satu set. Surat keterangan asli berbadan sehat dari dokter satuy lembar. Pasfoto terbaru berwarna berpaikaan seragam sekolah ukuran 3×4 sebanyak 4 lembar dimasukkan dalam kantong plastik transparan.

Fotocopy Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), menandatangani surat pernyataan bersedia mengikuti seleksi PPDB dan bersedia mengikuti seluruh program RSBI. Semua berkas yang diserahkan ke Panitia jadi inventaris panitia kecuali ijazah/SKHUN asli maupun sertifikat/piagam asli.

Sementara untuk kriteria kelulusan nilai psikoter minimal B=70,0, Hasil tes akademik minimal 70,0. Pengumuman hasil seleksi pada 9 juni pukul 17:00.
03.50 | 0 komentar | Read More

Medan Promosi Wisata di Makassar


MAKASSAR - Kementerian Pariwisata dan Industri Kreatif, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan, dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Makassar menyelenggarakan promosi wisata Direct Promotion Medan di Makassar di Trans Studio Mall, Makassar, Jumat (11/5/2012) hingga Minggu (13/5/2012).
Sejumlah objek wisata di Kota Medan, Sumatera Utara dan objek wisata di Kota Makassar, Sulawesi Selatan dipamerkan. Fasilitas wisata seperti hotel, layanan penerbangan, dan souvenir dipamerkan di tempat ini.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Makassar, Rusmayani Majid mengatakan, warga Makassar diajak berkunjung ke Medan sebab kedua kota ini memiliki banyak kemiripan.
03.47 | 0 komentar | Read More

USU siapkan kursi 180 mahasiswa asing



MEDAN - Universitas Sumatera Utara menyiapkan 180 kursi untuk mahasiswa asing yang diterima melalui jalur program internasional dan Twinning Program dengan Allianze College of Medical Sciences Malaysia.

Ketua panitia penerimaan mahasiswa baru Universitas Sumatera Utara (USU) Zulkifli Nasution di Medan, Kamis, mengatakan, sama seperti tahun sebelumnya, pada 2012 pihaknya tetap menerima mahasiswa asing melalui jalur internasional.
Untuk tahun ini USU menyediakan sebanyak 180 kursi, masing-masing 100 kursi di Fakultas Kedokteran (FK) dan 80 di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), sementara untuk fakultas lainnya belum disediakan.

“Ke-180 kursi itu kita siapkan pada dua fakultas yakni Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, sebagian besar mahasiswa asing itu berasal dari Malaysia, mereka memilih program studi Kedokteran karena hingga saat ini Malaysia baru mengakui kedua fakultas tersebut,” katanya.

Dalam kesempatan itu ia juga mengatakan, jumlah mahasiswa asing yang diterima tahun ini sengaja dibatasi hanya 180 orang, salah satu alasannya adalah untuk memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa lokal masuk di kedua fakultas tersebut.

“Kami memang membutuhkan biaya dari mahasiswa asing tersebut untuk subsidi biaya kelas regular lainnya, tapi bukan berarti kami harus menampung mahasiswa internasional sebanyak-banyaknya. Untuk itu pada tahun ini kuotanya dikurangi,” katanya.

Humas USU, Bisru Hafi mengatakan selain menerima mahasiswa asing, USU juga menerima dari kelas reguler pada Seleksi Penerimaan Nasional Masuk Peruruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2012 dengan daya tampung 7.380 orang.

Jumlah tersebut masing-masing diterima melalui jalur undangan sebanyak 1.570 orang, 3.117 melalui jalur ujian tulis SNMPTN dan 2.693 diterima lewat SPMB Mandiri dan diploma, yang akan menempati kursi di 47 program studi di perguruan tinggi itu.

“Total daya tampung USU tahun akademik 2012/2013 ini sebanyak 7.380 orang yang diterima melalui berbagai jalur,” katanya.
03.42 | 0 komentar | Read More

Sumatera Utara Tampung Investasi Rp 70 Triliun



Medan, (Analisa). Dalam tahun ini Sumatera Utara menampung investasi dari Brunai Darussalam senilai Rp 70 triliun bagi pembangunan PLTA Asahan IV, Dermaga Internasional Pelabuhan Belawan, Kawasan Industri Terpadu (KIT) Belawan dan PLTU di Desa Pematang Johar Deli Serdang.
Peletakan batu pertama keempat infrastruktur yang sangat didambakan masyarakat Sumut menurut rencana dilakukan Presiden Sosilo Bambang Yudhoyono , akhir 2012. Nota kesepahaman antara investor lokal PT Berkat Bina Karya dengan investor Brunei Darussalam, Rondaw Bernhard untuk pembangunan infrastruktur tersebut sudah ditandangani pada 5 Juni 2009 di Brunai.   

Hal itu diungkapkan, Ramli Assiddiqie,SH, Manajer Humas Berkat Bina Karya (BBK) didampingi Direktur Keuangan Mhd Fauzan Habib Parinduri,ST dan Divisi Hydropower Plant Sukirman kepada pers, Kamis (10/5).

Menurut Ramli izin lokasi PLTA Asahan IV sudah lengkap termasuk rekomendasi gubernur dan amdal juga sudah selesai.Diharapkan PLTA Asahan IV di atas lahan 114 hektare dan menelan biaya Rp1,5 triliun rampung dikerjakan selama 2 tahun atau awal 2016 mendatang sudah bisa beroperasi.

Sementara Dermaga Internasional Pelabuhan Belawan berbiaya Rp 10 triliun dibangun di atas areal seluas 28 hektare.KIT yang lokasinya bersebelahan KIM II serta PLTU berkapasitas 3 ribu MW di Desa Johar Deli Serdang dibangun di atas lahan 1300 hektare.

"Semua proyek tersebut diperkirakan menelan biaya sebesar Rp 70 triliun. Meski proyek ini kita bangun secara bertahap, namun yang menjadi diprioritas utama sekarang PLTA Asahan IV", jelas Ramli.

Fauzan menyatakan PLTA Asahan IV ini diinterkoneksi dengan PLN Wilayah Sumut untuk memenuhi kebutuhan tenaga liskrik bagi masyarakat daerah ini yang pertumbuhannya 9 %/ tahun.

"Jaringan transmisi PLTA Asahan IV 150-275 KV ke Gardu Induk (GI) Asahan III, Asahan I atau ke GI Semangkuk. Meski jaringan tersebut ditangani PLN, namun kita juga siap merampungkan jika PLN memberi kepercayaan kepada BBK", ujarnya seraya menyebutkan pihaknya juga memiliki konsultan dari ITB Bandung.

Mulai dikerjakan

Sekarang katanya PLTA Asahan IV sudah mulai dikerjakan dan pekan depan sudah ditender DED atau Design Engineering Detail. Soalnya sejak 2005 BBK sudah mengurus izin prinsip

Menyinggung tentang investor asing lainnya, Ramli menyebutkan untuk KIT sudah ada beberapa perusahaan asing yang berminat membangun pabrik.

Seperti perusahaan industri mobil, biji timah dari Shanghai, pabrik susu (Australia) maupun berbagai perusahaan dalam negeri. "Pembangunan proyek-proyek tersebut tentu memberi dampak positif bagi perekonomian Sumut.Di sisi lain kita harapkan dapat menampung sekitar 10 ribu tenaga kerja", kata Ramli Assiddiqie.
03.40 | 0 komentar | Read More